Beberapa Tanda Kulit Kering dan Berbagai Penyebabnya


Salah satu jenis kulit yang paling banyak dimiliki oleh para perempuan adalah kulit kering. Kondisi kulit yang kering cukup mengganggu karena memiliki tekstur lebih kasar. Perawatan kulit kering dapat dilakukan dengan beberapa langkah, tentu saja dengan mempertimbangkan metode yang benar. Lalu, apa saja tanda kulit kering? Apa saja penyebabnya?

Sebagaimana yang Kamu ketahui kalau kulit dibedakan menjadi beberapa jenis. Mulai dari kulit sensitif, kulit kombinasi, kulit normal, kulit berminyak, sampai dengan kulit kering. Masing-masing jenis kulit memiliki cara perawatan berbeda sesuai dengan kebutuhan.

Apa Saja Tanda Kulit Kering?

Kulit kering disebut juga sebagai xerosis. Seseorang bisa dikatakan sebagai pemilik kulit kering jika memiliki beberapa tanda. Seperti tanda-tanda kulit kering berikut ini:

  • Kulit memiliki tekstur yang ketat dan kencang, bahkan setelah Kamu mandi.
  • Kulit bertekstur kasar, pecah-pecah, mengelupas, dan bersisik.
  • Warna kulit tidak rata, ada yang kulitnya keabuan atau kemerahan.
  • Ada bekas atau tanda putih setelah Kamu menggaruk kulit di bagian tertentu.
  • Kulit gatal dan kadang bisa sampai berdarah.

Kondisi kulit kering yang masih wajar memang tak memerlukan perawatan yang terlalu serius, karena Kamu bisa merawatnya sendiri di rumah. Tapi ada juga tanda-tanda yang menunjukkan bahwa perawatan yang lebih baik harus segera diambil. Terutama jika muncul sejumlah gejala seperti berikut:

  • Kulit tidak segera membaik, bahkan setelah melakukan perawatan rutin.
  • Kulit bertekstur kering, kasar, dan terasa gatal.
  • Kulit mengalami infeksi karena luka yang terbuka akibat kulit kering.
  • Permukaan kulit terlihat merah.
  • Kulit bersisik dan jadi mengelupas.

Apa Saja Penyebab Kulit Kering?

Kulit kering disebabkan oleh beberapa hal, Kamu perlu mengetahuinya supaya bisa mengantisipasi dengan lebih baik. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa memicu seseorang memiliki kulit kering:

Faktor Usia (Penuaan)

Siapapun tidak bisa menolak untuk menjadi tua. Usia tua memang identik dengan beberapa hal yang kurang menyenangkan, salah satunya di bidang kecantikan kulit. Ternyata penuaan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan seseorang mempunyai kulit kering. Ketika usia bertambah tua, kulit akan menjadi lebih tipis dan kering. Penyebabnya adalah sebum dan kolagen yang semakin berkurang.

Kulit Mengalami Iritasi

Selain masalah penuaan, faktor penyebab kulit kering selanjutnya adalah terjadinya iritasi. Kondisi kulit yang iritasi disebabkan oleh beberapa hal, seperti debu, polusi, alkohol yang terdapat dalam parfum, deterjen, dan masih banyak lagi.

Beberapa bahan kimia seperti deterjen, alkohol, serta antiseptik memang terbukti bisa mengurangi sebum pada kulit. Tidak cocok untuk Kamu yang memiliki kulit kering karena produksi minyak alami jadi semakin berkurang.

Menggosok Kulit

Apa Kamu sering menggosok kulit? Kalau iya, lebih baik segera hentikan kebiasaan itu sekarang. Menggosok kulit di sini biasanya sering dilakukan saat mandi, terutama ketika scrubbing atau menggunakan spons mandi.

Sebenarnya hal itu tidak dilarang, tapi menggosok terlalu keras bisa menyebabkan kulit jadi kering. Penyebabnya karena kelembapan kulit bisa semakin berkurang. Kamu bisa menggunakan handuk yang lembut serta menggosok kulit dengan lebih hati-hati setelah mandi.

Terlalu Sering Mandi Air Panas

Penyebab kulit jadi kering selanjutnya adalah terlalu sering mandi dengan air panas. Meskipun membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks, sebaiknya Kamu tidak melakukannya terlalu sering. Sebab mandi air panas terlalu sering bisa menyebabkan kondisi kulit jadi kering karena suhu tinggi dapat mengurangi kelembapan kulit.

Sebenarnya tidak hanya berlaku jika Kamu mandi air panas terlalu sering dan lama, berjemur atau terkena sinar matahari secara langsung dalam waktu lama juga bisa membuat kulit jadi kering.

Cuaca Panas atau Dingin

Baik cuaca yang panas atau cuaca dingin bisa menyebabkan kondisi kulit juga jadi kering. Ketika suhu udara menurun, kelembapan udara juga akan menurun, sehingga kulit menjadi lebih kering. Di sisi lain, cuaca yang panas juga bisa membuat kulit jadi mengalami dehidrasi.

Tidak Minum Air Cukup

Minum air secara cukup memang penting untuk memenuhi berbagai kebutuhan tubuh, salah satunya untuk menjaga kulit terhidrasi dengan baik. Kalau Kamu kurang minum air putih, akibatnya bisa fatal karena membuat kulit jadi kering sekaligus tidak bercahaya. Alhasil kulit terlihat kusam dan tidak enak dilihat.

Apa Kulit Kering Sama Dengan Kulit Dehidrasi?

Beberapa perempuan mungkin masih bingung membedakan antara kulit kering dan kulit dehidrasi. Padahal keduanya merupakan kondisi yang tak sama.

Kulit kering adalah salah satu jenis atau tipe kulit, sedangkan kulit dehidrasi merupakan kondisi kulit yang sifatnya sementara. Kulit kering disebabkan oleh produksi sebum yang berkurang, misalnya pada bagian tubuh seperti kulit kepala, kaki, tangan, serta wajah. Biasanya juga ditandai keretakan bahkan eksim.

Sedangkan kulit dehidrasi adalah kondisi di mana kulit kekurangan air, penderitanya bukan hanya pemilik tipe kulit kering tapi bisa juga pemilik kulit berminyak.

Saat kulit mengalami dehidrasi, maka akan menyebabkan banyak minyak sebagai pengganti cairan, di mana kondisi ini bisa memicu timbulnya jerawat, kulit kering, serta iritasi. Kulit dehidrasi disebabkan oleh beberapa faktor seperti lingkungan, kosmetik, dan cuaca.

Kamu bisa melakukan beberapa upaya perawatan kulit kering, seperti menggunakan tabir surya, rutin eksfoliasi, serta menggunakan skincare khusus kulit kering di malam hari. Selain itu, jangan lupa rajin minum air putih, olahraga, dan mengonsumsi makanan yang bergizi.

Setelah mengetahui beberapa penyebab dan tanda kulit kering, ada baiknya untuk mulai merawat kulit secara optimal dari sekarang. Dengan begitu, kulitmu akan terjaga dengan lebih baik.


Leave a Reply

Your email address will not be published.