4 Penyebab Bopeng Jerawat yang Wajib Kamu Hindari


Bopeng di wajah bisa berpengaruh pada rasa percaya diri. Itulah kenapa banyak orang yang berlomba-lomba menghilangkan bopeng di wajah. Meski cukup sulit, tetapi bopeng di wajah tetap bisa hilang dengan perawatan yang serius. Ada beragam penyebab bopeng jerawat pada remaja atau orang dewasa. Faktor-faktor pemicu bopeng tersebut perlu diketahui supaya Kamu bisa lebih berhati-hati.

Bopeng merupakan lubang atau lekukan pada kulit yang timbul akibat bekas jerawat. Lekukannya memang kecil, tetapi biasanya cukup rata sehingga mengganggu penampilan. Bopeng bisa membuat wajah menjadi tidak mulus lagi, sehingga Kamu harus menghindarinya sejak dini. Berikut ini adalah beberapa hal yang menyebabkan munculnya bopeng setelah jerawat:

Jerawat Kronis

Jerawat yang bandel sangat mengganggu. Selain mengganggu penampilan, jerawat yang bandel serta bertahan dalam waktu lama juga bisa memicu timbulnya bopeng di wajah. Beberapa perempuan mungkin mengatakan bahwa jerawat akan sembuh sendiri, tetapi kulit berjerawat seharusnya lebih diperhatikan.

Pasalnya jerawat kronis yang bertahan lama dan semakin parah akan meningkatkan risiko munculnya bopengan.

Menunda Pengobatan Jerawat

Jika jerawat batu sudah berjajar, alangkah baiknya untuk segera melakukan pengobatan. Menunda pengobatan jerawat itu tidak baik, karena bisa menyebabkan bopeng di kemudian hari. Jika selama 2 atau 3 bulan jerawat tak kunjung sembuh, segera bawa ke dokter atau klinik kecantikan tepercaya.

Memencet Jerawat

Hobi memencet jerawat bisa menyebabkan terjadinya bopeng di masa mendatang. Bukan hanya memencet, kebiasaan memegang, menusuk, atau mencungkil jerawat juga bisa memicu terjadinya bopeng. Jadi, segera hentikan kebiasaan ini.

Faktor Genetik

Faktor berikutnya adalah genetik. Jika beberapa anggota keluarga Kamu memiliki bopeng jerawat, kemungkinan besar Kamu juga akan memilikinya. Caranya jaga kulit dengan baik supaya kondisinya tidak semakin parah.

Cara Mencegah Wajah Bopeng Setelah Berjerawat

Kamu perlu tahu beberapa cara untuk mencegah bopeng setelah munculnya jerawat. Misalnya dengan sejumlah cara berikut ini:

Segera Obati Jerawat

Sebagaimana yang Kamu ketahui, jerawat tidak boleh diabaikan. Ketika jerawat sudah tumbuh, segeralah untuk mengatasinya. Pengobatan jerawat bisa dilakukan di rumah saja dengan bahan alami seperti es batu, masker, atau menggunakan krim wajah. Jika tidak segera membaik dalam waktu lebih dari 3 bulan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

Rutin Mencuci Wajah

Tips kedua adalah rutin mencuci wajah setiap hari. Setidaknya cuci wajah dua kali dalam sehari, supaya kotoran dan sel kulit mati tidak menumpuk dan menyumbat pori-pori.

Jika perlu, Kamu bisa melakukan double cleansing agar wajah semakin terjaga kesehatan dan kebersihannya. 

Hentikan Eksfoliasi

Sebaiknya Kamu tidak melakukan eksfoliasi atau scrubbing ketika wajah sedang berjerawat, apalagi jika jerawatnya termasuk kronis atau jerawat batu. Melakukan eksfoliasi bisa memicu infeksi yang lebih parah, sehingga lebih baik tidak Kamu lakukan.

Selain menghentikan eksfoliasi saat berjerawat, Kamu juga tidak dianjurkan untuk mengaplikasikan terlalu banyak make up. Penggunaan make up bisa menyebabkan pori-pori wajah semakin tersumbat. Hal ini dikhawatirkan bisa memicu timbulnya jerawat yang lebih parah.

Itulah beberapa cara mencegah bopeng yang bisa Kamu terapkan sejak dini. Tujuannya agar wajah tetap mulus dan tidak meninggalkan bekas setelah muncul jerawat. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kulit dengan baik. Merawat kulit adalah bentuk perhatian besar terhadap kecantikan dan elastisitas kulit.

Dengan mengetahui beberapa penyebab bopeng jerawat di atas, sebaiknya Kamu menghindari sejumlah pemicu tersebut. Termasuk menghentikan kebiasaan memencet jerawat.


Leave a Reply

Your email address will not be published.