Faktor Pemicu, Cara Mengatasi dan Pencegahan Komedo Putih di Pipi

Faktor Pemicu, Cara Mengatasi dan Pencegahan Komedo Putih di Pipi

Komedo merupakan permasalahan kulit yang hampir semua orang pernah mengalaminya. Komedo memang tidak semengganggu jerawat sih tapi tetap saja keberadaannya mengurangi rasa kenyamanan. Permukaan kulit yang berkomedo akan terasa kasar dan membuat riasan kurang flawless. Komedo terdiri dari juga jenis yaitu komedo hitam dan komedo putih. Komedo putih di pipi proses terbentuknya sama seperti jerawat yaitu karena pori-pori yang tersumbat minyak, sel kulit mati dan kotoran lainnya.

Apa Faktor Pemicu Munculnya Komedo Putih di Pipi?

Agar lebih tahu tentang komedo, yuk mari disimak dulu ulasan di bawah ini yang akan menjelaskan beberapa faktor penyebab tumbuhnya komedo.

Konsumsi Makanan Tidak Sehat

Jika kalian sudah mencoba berbagai macam perawatan untuk mengatasi masalah komedo namun komedo tetap tumbuh subur, coba deh ingat-ingat makanan yang kalian makan. Makanan yang tidak sehat bisa menjadi faktor komedo bermunculan di kulit. Hal ini dikarenakan makanan yang tidak sehat biasanya tinggi kandungan gula, garam dan juga lemak. Sering mengkonsumsi makanan dan minuman manis akan membuat produksi glukosa dalam tubuh semakin meningkat. Akibatnya, insulin pun akan meningkat sehingga komedo putih di pipi pun akan bermunculan bahkan juga bisa menjadi jerawat.

Kurang Menjaga Kebersihan Kulit

Jika ingin memiliki kulit wajah yang mulus, flawless dan glowing maka jangan malas untuk membersihkan wajah ya. Kebiasan malas membersihkan wajah atau membersihkan wajah ala kadarnya dapat meningkatkan jumlah bakteri pada permukaan kulit loh. Lantas, apa yang akan terjadi jika kulit banyak bakteri? Sudah pasti akan muncul komedo yang diakibatkan oleh bakteri tersebut. Oleh sebab itu, agar komedo di pipi tidak muncul kembali maka pastikan membersihkan wajah dengan sempurna. Bersihkan riasan menggunakan make up remover kemudian cuci muka dengan facial wash. Agar sisa-sisa sabun terangkat maka bersihkan lagi wajah dengan toner. 

Kulit Iritasi

Jika kulit mengalami iritasi maka akan rentan tumbuh komedo. Iritasi pada kulit ini bisa disebabkan oleh penggunaan produk perawatan yang keras atau cara mencuci muka yang kasar. Bakteri dan kuman akan lebih mudah menyerang pada kulit yang sedang mengalami iritasi. Alhasi, komedo pun akan bermunculan pada area tersebut. Nah, agar kulit tetap sehat dan aman dari komedo maka cuci muka dengan lembut serta keringat dengan handuk halus. Selain itu, pilih produk perawatan dengan kandungan yang ringan sehingga tidak mengiritasi kulit wajah.

Perubahan Hormon

Komedo putih di pipi biasanya juga sering muncul pada remaja yang sedang mengalami pubertas. Kondisi ini akibat dari perubahan hormon. Selain itu, komedo juga bisa muncul menjelang menstruasi karena perubahan hormon dapat merangsang produksi minyak semakin meningkat

Merokok

Kebiasan merokok sebaiknya segera dihentikan karena sama sekali tidak memberikan manfaat positif pada tubuh. Merokok dapat membuat kulit menjadi kusam, keriput bahkan rentan komedo. Hal ini disebabkan asap rokok banyak mengandung polusi dan radikal bebas yang merusak kelembaban kulit. Kondisi kulit yang tidak sehat akan lebih muda untuk tumbuh bakteri sehingga bisa menyebabkan komedo juga.

Bagaimana Agar Komedo Putih di Pipi Tidak Balik Lagi?

Komedo yang datang silih berganti memang bisa bikin dongkol. Nah, agar komedo hilang dan tidak kembali lagi kamu bisa pilih beberapa perawatan di bawah ini.

Terapi Laser

Sinar laser ini memang memiliki banyak manfaat dalam bidang kesehat. Teknologi ini juga kerap digunakan untuk klinik kecantikan dalam mengatasi berbagai macam masalah kulit. Laser juga ampuh dan efektif dalam menghilangkan komedo putih di pipi. Cara kerja dari sinar laser yaitu membunuh kuman dan bakteri serta menekan produksi minyak. Jika kulit memproduksi minyak dalam jumlah norma maka wajah pun aman dari komedo.

Mikrodermabrasi

Cara lain agar komedo terangkat dan tidak balik lagi juga bisa dengan perawatan mikrodermabrasi. Perawatan ini menggunakan alat khusus yang dapat membersihkan permukaan kulit dari berbagai macam kotoran, baik komedo, sel kulit mati atau kotoran lainnya. 

Peeling Kimia

Perawatan peeling kimia harus berdasarkan resep dokter ya. Setelah menggunakan peeling biasanya kulit akan mengelupas. Hal ini bertujuan untuk membersihkan kulit dan pori-pori dari berbagai macam sumbatan. Jika proses pengelupasan selesai maka kulit pun akan lebih halus dan cerah.

Cara Manual

Komedo akan tetap menyumbat pori-pori jika tidak diangkat. Nah, untuk mengangkat komedo ini bisa juga dilakukan secara manual. Dokter biasanya akan menggunakan bantuan alat yang disebut dengan loop extractor. Mengangkat komedo dengan cara manual tentu hasilnya berbeda jika dibandingkan dengan ketiga cara diatas.

Apa Langkah Pencegahan Agar Komedo Tidak Balik Lagi?

Jika komedo sudah dibersihkan maka cegah agar tidak tumbuh kembali dengan beberapa cara berikut:

  • Perhatikan pola makan, pastikan membiasakan pola makan sehat gizi seimbang. Perbanyak asupan sayur dan buah agar kulit menjadi lebih segar dan sehat.
  • Gunakan produk perawatan wajah dengan kandungan non comedogenic agar tidak menyumbat pori-pori wajah.
  • Hindari kebiasaan menyentuh wajah apalagi ketika tangan kotor. Tangan dan kuku merupakan sarang kotoran dan bateri yang bisa menyebabkan jerawat.
  • Rajinlah untuk mengganti sarung bantal yang kotor karena wajah sering sekali menempel di bantal. Sarung bantal yang jarang diganti bisa menyebabkan komedo atau jerawat.
  • Lakukan scrub pada wajah setiap 2 atau 3 dalam seminggu. Pastikan pula produk yang digunakan memang khusus untuk mengatasi komedo.
  • Jika memiliki jenis rambut berminyak maka harus sering keramas agar kotoran rambut tidak mengenai wajah.
  • Selalu tidur dengan kondisi wajah yang sudah bersih dari make up.

Meta description: Komedo putih di pipi bikin make up terlihat tidak merata dan kasar. Jaga kebersihan wajah dan imbangi dengan pola makan sehat agar komedo tidak tumbuh lagi.


Leave a Reply

Your email address will not be published.